You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puskesmas Cilincing Sisir Rusun dan Pasar untuk Imunisasi Polio
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Puskesmas Cilincing Sisir Warga untuk Imunisasi Polio

Hari terakhir Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, petugas imunisasi Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara jemput bola dengan penyisiran balita di rumah susun (rusun) Marunda, hunian warga dan pasar tradisional.

Kami melakukan sweeping jemput bola pada balita dengan menyambangi pasar-pasar tradisional dan Rusun Marunda di kawasan Cilincing

Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing, Leni Adriyani mengatakan, aksi jemput bola PIN Polio dilakukan dengan menyebar petugas untuk memberikan layanan pada masyarakat yang belum sempat datang ke pos PIN.

“Hari ini PIN Polio merupakan hari terakhir. Untuk itu, kami melakukan sweeping jemput bola pada balita dengan menyambangi pasar-pasar tradisional dan Rusun Marunda di kawasan Cilincing dengan tujuan agar balita yang belum mendapat imunisasi polio mendapatkan imunisasi tersebut secara gratis,” ujar Leni, Selasa (15/3).

Pulau Harapan Jemput Bola Maksimalkan PIN

Kegiatan tersebut menjaring sekitar 50 balita dengan rincian, 15 di kawasan Rusun Marunda dan sisanya 35 tersebar di pasar tradisional dan hunian warga di kawasan Cilincing.

Selama memberikan PIN polio di Kecamatan Cilincing dari tanggal 8-15 Maret 2016, jelas Leni, petugas sudah melakukan pemberian imunisasi polio sebanyak 25.852 balita melalui pos-pos PIN dan Posyandu yang tersebar di wilayah Cilincing.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2058 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1034 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye929 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye819 personNurito